SURABAYA l Rohanews – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur menyoroti dua aspek krusial untuk pembangunan daerah ke depan yakni pentingnya integrasi data yang komprehensif dan pembenahan sistem transportasi publik.
Keduanya dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat. Anggota Fraksi PKS DPRD Jatim , Harisandi Savari, menekankan perlunya sebuah sistem data yang menjadi satu kesatuan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.
"Tata data ini diperlukan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah provinsi Jawa Timur dalam mengarungi berbagai gerakan yang nantinya mengarah pada kemakmuran masyarakat, baik itu dalam bidang pertanian, pengentasan kemiskinan, dan lain sebagainya," ujar Harisandi pada Minggu ( 12/10/2025 ).
Ketua Kadin Pamekasan ini berharap, dengan adanya kesatuan data makro dan mikro, peta jalan untuk merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan publik di masa depan dapat terwujud secara efektif dan efisien.
Selain itu , Anggota Komisi D DPRD Jatim ini meng apresiasi Transjatim dan Dorongan Pemerataan Menjawab pertanyaan mengenai evaluasi sektor transportasi di usia ke-80 Jawa Timur. Bang Sandi ( sapaan akrab) memberikan apresiasi atas upaya pembenahan yang terus dilakukan oleh pemerintah provinsi.
Ia menunjuk peluncuran Transjatim Koridor 7 (rute Sunan Drajat) di Lamongan sebagai bukti nyata komitmen tersebut.
"Kita akan terus berbenah. Adanya pembukaan Transjatim Koridor 7 ini membuktikan bahwa dari tahun ke tahun Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin memberikan yang terbaik dan memberi kemudahan kepada masyarakat," jelasnya.
Meski demikian, Harisandi menegaskan bahwa pencapaian ini tidak boleh menjadi titik henti. Ia mendorong Gubernur dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk terus bekerja keras melakukan pemerataan layanan transportasi yang mudah dan terjangkau.
Tentu ini tidak hanya cukup sampai di Koridor 7.Berbagai hal harus dilakukan secara terus-menerus oleh Ibu Gubernur dan stakeholder lain, bagaimana Transjatim sebagai perwujudan transportasi yang mudah itu bisa merata di berbagai kabupaten," pungkasnya.( Rofik )
