Read More

Refleksi Sumpah Pemuda, Puguh Pamungkas Dorong Pemerintah Jawab Tantangan Ekonomi dan Jaga Semangat Kritis Pemuda

SURABAYA l rohanews — Momentum peringatan 98 tahun Sumpah Pemuda menjadi pijakan penting untuk menegaskan kembali peran strategis generasi muda sebagai motor perubahan bangsa. Sekretaris Fraksi PkS DPRD Jatim H. Puguh Wiji Pamungkas menyampaikan bahwa rekam jejak sejarah sejak tahun 1928 membuktikan pemuda sebagai pemilik daya pikir kritis yang konsisten mengawal perjalanan Indonesia.

Di tengah dinamika politik global dan nasional saat ini, Puguh menilai sikap kritis mahasiswa serta pemuda perlu direspon secara bijak dan nyata oleh pemerintah. Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pelaksanaaan berbagai Program Strategis Nasional seperti program peningkatan gizi dan pembangunan daerah terus menjadi fokus perbincangan hangat di kalangan akademisi dan mahasiswa.


Menurut Puguh, komitmen dan janji pemerintah harus segera dibuktikan melalui terwujudnya kemakmuran, jaminan kepastian hidup, penurunan angka kemiskinan, serta penyediaan lapangan kerja yang luas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Perjalanan sejarah membuktikan bahwa 98 tahun perjalanan pemuda Indonesia yang diawali dari peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 membuktikan bahwa salah satu agen perubahan dan motor pertumbuhan bangsa adalah anak-anak muda. Pemilik critical thinking dan budaya kritis kebangkitan bangsa salah satunya adalah pemuda," ujar Puguh Pamungkas Anggota Komisi E DPRD Jatim pada Rabu ( 28/10) .

Puguh menyoroti bahwa persoalan utama yang dihadapi masyarakat saat ini seperti tingginya biaya hidup, keterbatasan akses pendidikan, dan sempitnya lapangan kerja merupakan isu global yang juga dialami oleh banyak negara di dunia, termasuk di Eropa. 

Ia mengingatkan, apabila permasalahan teknis dan mendasar di dalam negeri tidak segera diurai oleh pemerintah, situasi tersebut berpotensi memicu kembalinya gelombang gerakan kritis mahasiswa di jalanan.

Guna mengantisipasi hal tersebut, pemerintah didesak untuk memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda dengan menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. 

Pada saat yang sama, Puguh asal Dapil Malang Raya ini mengimbau para pemuda untuk tetap merawat jiwa patriotik dan tidak melupakan peran historisnya. "Semangat kritis pemuda dinilai sebagai instrumen vital yang harus terus menyala dalam menjaga tata kelola penyelenggaraan negara tetap berada di jalur yang benar , " Pungkas Abah Puguh .( Rofik )

Share with